Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

Kategori Mobil
Fungsi Spare Part Mobil
Memperbaiki Mobil
Merakit Mobil
Perawatan Mobil
Tips Trik Mobil

Kategori Sepeda Motor
Fungsi Spare Part Motor
Memperbaiki Motor
Merakit Motor
Perawatan Motor
Tips Trik Motor



** Produk Pilihan **
Untuk membeli, klik tombol Beli pada halaman selanjutnya

Jam tangan Speedo, cocok untuk yang terobsesi dengan kecepatan & waktu, 2 elemen yang paling disukai orang otomotif, untuk hadiah atau diri sendiri, pamerkan kepada teman-teman anda
Rp230.000



Pengukur tekanan ban digital, praktis & akurat. Jika tekanan ban terlalu kencang akan mudah meledak, jika tekanan kurang akan mudah aus, hindari & hemat biaya sering mengganti ban dengan alat ini
Rp99.000



Rak mobil - membuat barang tertata rapi, sehingga mudah ditaruh & diambil
Rp61.000


Produk Mobil / Sepeda Motor Lainnya
  

Audio Mobil - Menghilangkan Efek Storing


Anda mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari?
** Download software yang membantu
banyak orang berkendara di jalan raya, klik disini **

 Print this page 

Author: Penulis: Anton

Gejala storing (alternator whine) kerap terjadi pada kabin mobil, yang sudah diupgrade sistem audio standarnya. Gejala awal yang sering muncul, kerap muncul suara melengking mengikuti putaran mesin mobil. "Bunyi seperti suara nguing akan semakin terdengar dan melengking, pada 2 ribu rpm ke atas," buka Maslim Djanuanto, instalatur Basis Audio di Taman Meruya, Jakbar.

Meski usia mobil terbilang masih muda, tak bisa dijadikan patokan untuk terhindar dari efek negatif kelistrikan ini. Pasalnya gejala storing biasa muncul setelah upgrade atau memasang komponen audio baru. Seperti mengganti head unit standar pakai versi aftermarket, atau menambah speaker berikut power amplifier-nya.

Awal permasalahan sebenarnya berasal dari instalasi perkabelan tiap komponen audio yang dipasang. "Idealnya jika sudah pakai komponen pengganti atau tambahan, seperti head unit dan power amplifier, posisikan kabel ground tiap komponen pada satu titik dan ja­ngan dipisah," anjur Maslim menambahkan.


gbr.1

gbr.2

gbr.3

gbr.4

Cari posisi terbaik untuk menempatkan titik ground tambahan tadi. Paling baik diletakkan menyatu pada pelat yang cukup tebal. Seperti pada pegangan safety belt, atau di pelat kaki penyangga jok belakang (Gbr.01). Pertimba­ngannya, kedua posisi ini punya ketebalan pelat cukup bagus.

Sebelum kabel ground tiap komponen dipasang, gerus permukaan pelat yang akan dijadikan titik ground pakai gerinda (Gbr.02). Tujuannya agar posisi peletakan ujung kabel bisa rata dengan permukaan pelat. Kemudian beri sedikit gemuk (grease) pada permukaan bekas gerusan tadi (Gbr.03) agar tak menimbulkan karat. Sebab efek storing bisa muncul lagi, jika pelat berkarat.

Jangan lupa memberi jarak antara posisi kabel RCA (kabel sinyal) dengan kabel listrik. Jarak antara ke­duanya minimal sejauh 20 cm (Gbr.04). Dijamin efek storing tak akan muncul lagi. 

Lebih dalam seputar tips audio mobil, silahkan gabung forum otomotifnet.com. Atau klik link berikut:

Sumber : Penulis: Anton
 - otomotifnet.com


Anda mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari?
** Download software yang membantu
banyak orang berkendara di jalan raya, klik disini **

Merasakan Sensasi Honda CR-Z Hybrid
Honda CR-Z berteknologi hibrida baru diluncurkan pada Februari lalu, eh tahunya sudah ada di Indones...

Recommended : Honda Supra X 125 - upgrade performa Supra X125: Modal Rp 1,6jt, tambah power 1,78 DK
Minggu lalu pembaca setia bernama Hutomo Nugraha Irianto bertanya soal upgrade performa Supra X 125,...

Penulis/Foto: Oct
Hayo siapa yang Yamaha Scor­pio­nya pernah mengalami ge­jala susah dihidupkan pada pa­gi hari, terde...



** Produk Otomotif **
Belanja online lebih hemat, dapatkan harga diskon & gratis ongkir :

Copyright 2008-2013 Otomotif.web.id
Artikel dan komentar merupakan tulisan dan sumbangan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru