Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

Kategori Mobil
Fungsi Spare Part Mobil
Memperbaiki Mobil
Merakit Mobil
Perawatan Mobil
Tips Trik Mobil

Kategori Sepeda Motor
Fungsi Spare Part Motor
Memperbaiki Motor
Merakit Motor
Perawatan Motor
Tips Trik Motor



** Produk Pilihan **
Untuk membeli, klik tombol Beli pada halaman selanjutnya

Jam tangan Speedo, cocok untuk yang terobsesi dengan kecepatan & waktu, 2 elemen yang paling disukai orang otomotif, untuk hadiah atau diri sendiri, pamerkan kepada teman-teman anda
Rp230.000



Pengukur tekanan ban digital, praktis & akurat. Jika tekanan ban terlalu kencang akan mudah meledak, jika tekanan kurang akan mudah aus, hindari & hemat biaya sering mengganti ban dengan alat ini
Rp99.000



Rak mobil - membuat barang tertata rapi, sehingga mudah ditaruh & diambil
Rp61.000


Produk Mobil / Sepeda Motor Lainnya
  

Cara Mendeteksi Kelistrikan pada Mobil Bekas


Anda mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari?
** Download software yang membantu
banyak orang berkendara di jalan raya, klik disini **

 Print this page 

Author: Sugihendi - otomotif.kompas.com

Jika di ruang mesin banyak kabel, berarti banyak pemakaian listrik

 

 

Ketika membeli mobil bekas (mobkas), yang mesti diperhatikan tak cukup meneliti kondisi bodi dan mendengar suara mesin. Kudu diketahui juga sistem kelistrikannya, seperti di antaranya kondisi ketika sinar lampu terang saat digas, meredup kala putaran mesin turun; kemudian, ruang dipenuhi kabel-kabel.

Mobil dengan usia di atas lima tahun umumnya banyak mengalami gangguan pada sistem kelistrikan. Selain kabel sudah dimakan usia lantaran getas, kemampuannya mengalirkan arus menjadi berkurang.

Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mencari tahu, apakah kelistrikan mobil—umumnya mobkas menganut 12 volt searah—masih tergolong sehat atau tidak. Dari sekian banyak cara, yang termudah dan populer adalah memakai voltmeter. Untuk yang ingin melakukan sendiri, juga bisa pakai voltmeter. Namun, sebelumnya, lakukan cara-cara di bawah ini.

1. Periksa ruang mesin bila banyak kabel tambahan yang tidak standar dan tidak rapi. Ada kemungkinan, hal ini bermasalah.

2. Perhatikan terminal positif (+) aki. Jika banyak kabel, hal itu mengindikasikan banyak aksesori tambahan yang membutuhkan listrik dan kemungkinan diambil dengan model bypass.

3. Teliti komponen kelistrikan, seperti lampu-lampu, AC, dan power window. Jika semuanya bekerja dengan baik, berarti kelistrikan masih bagus.

4. Uji ketika kondisi beban penuh, seperti menyalakan AC diikuti dengan menyalakan lampu-lampu, audio, dan lainnya; kemudian naikan putaran mesin. Jika sinar lampu, baik pada lampu utama atau di dasbor terangnya signifikan atau putaran kipas elektrik bertambah kencang, berarti ada masalah dengan pasokan listrik dari alternator.

5. Kalau masih penasaran, lakukanlah hal ini. Periksa tegangan aki saat mesin tidak hidup. Kondisi yang baik, angka di voltmeter menunjukkan 12-13 volt.

6. Untuk memeriksa alternator, hidupkan mesin dan seluruh perangkat kelistrikan, seperti lampu besar, audio, AC, dan pemanas kaca. Ukur tegangan pada aki. Alternator yang masih sehat akan menunjukkan tegangan aki yang baik, yaitu pada angka 12,8 volt.

7. Periksa tegangan pada beberapa titik yang menjadi aliran listrik positif, seperti koil, lampu-lampu, pemantik api, dan komponen lainnya. Carilah bagian yang memungkinkan Anda dapat mengecek tegangan listriknya dengan perbedaan tegangan tidak lebih dari 0,5 volt. * (Sugihendi)


Anda mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari?
** Download software yang membantu
banyak orang berkendara di jalan raya, klik disini **

Minerva Luncurkan R150 VX, Dibanderol Rp 16,5 Juta
Salah satu pemain kecil produsen sepeda motor Indonesia, PT Minerva Motor Indonesia (MMI), coba mera...

Rem
Fungsi rem adalah untuk mengurangi kecepatan atau untuk menghentikan roda sekaligus Rem merupakan ba...

Knalpot Motor Bikinan Pebalap
Penjualan motor tahun lalu yang mencapai total 6,2 juta unit jelas jadi ladang yang menggiurkan bagi...



** Produk Otomotif **
Belanja online lebih hemat, dapatkan harga diskon & gratis ongkir :

Copyright 2008-2013 Otomotif.web.id
Artikel dan komentar merupakan tulisan dan sumbangan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru