Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

Kategori Mobil
Fungsi Spare Part Mobil
Memperbaiki Mobil
Merakit Mobil
Perawatan Mobil
Tips Trik Mobil

Kategori Sepeda Motor
Fungsi Spare Part Motor
Memperbaiki Motor
Merakit Motor
Perawatan Motor
Tips Trik Motor



** Produk Pilihan **
Untuk membeli, klik tombol Beli pada halaman selanjutnya

Jam tangan Speedo, cocok untuk yang terobsesi dengan kecepatan & waktu, 2 elemen yang paling disukai orang otomotif, untuk hadiah atau diri sendiri, pamerkan kepada teman-teman anda murah hanya
Rp84.000



Pengukur tekanan ban digital, praktis & akurat. Jika tekanan ban terlalu kencang akan mudah meledak, jika tekanan kurang akan mudah aus, hindari & hemat biaya sering mengganti ban dengan alat ini.
5 in 1 dengan fungsi tambahan, bisa sekaligus sebagai palu, pisau kecil, lampu putih, lampu red darurat!
Rp150.000



Rak mobil - membuat barang tertata rapi, sehingga mudah ditaruh & diambil, car organizer
Rp61.000


Produk Mobil / Sepeda Motor Lainnya
  

TUNE-UP MESIN

Navigation: Otomotif » Mobil - Perawatan

 Print this page 

Author: Ridwan

Beberapa bagian yang biasa diperiksa dalam pekerjaan tune-up
mesin  adalah sistem pendinginan, tali kipas, saringan udara, batere, oli
busi, kabel tegangan tinggi, celah katup, karburator, putaran oli
dan tekanan kompresi.

 

a. Sistem pendinginan
Periksa tinggi air pendingin pada tangki cadangan. Jika kurang,
isi hingga garis FULL.


b. Periksa kualitas air pendingin. Apakah menimbulkan karat, 
tercampur olii atau kotoran? Ganti air pendingin jika perlu.


c. Periksa kembali isi radiator terutama kisi kisinya dan selang-selangnya.


d. Periksa klem selang. Bila longgar, kencangkan.


e. Periksa apakah ada kebocoran pada pompa air, inti radiator
(core) atau longgarnya penguras air.


f. Periksa cara kerja tutup radiator. Dengan menggunakan alat test
tutup radiator, periksa tegangan pegas dan kedudukan katup
vakum dari tutup radiator. Tutup harus diganti, jika tutup membuka pada tekanan di bawah angka spesifikasi atau jika tutup rusak
rusak.

 

 

2. Tali kipas 
a. Periksa tali kipas belt dari keausan, retak, dan ketegangan. Ganti bila perlu
b. Pastikan tali kipas terpasang baik pada puii

c. Periksa kelenturan tali kipas dengan memberikan tekanan sebesar
98N (10 kg) di tengah·tengah antara kedua puli. Stel bila perlu

Penyetelan :
- Bila perlu kendorkan baut dudukan alternator dan bautnya
- Gerakan alternator kedalam dan keluar untuk menyetel
- Setelah itu kencangkan baut

 

 

3. Saringan udara
a. Buka elemen saringan udara
Catatan:
Usahakan agar tidak ada kotoran atau benda lain masuk ke dalam karburator
b. Untuk membersihkan etemen, hembuskan udara bertekanan
dari sebelah dalam.
c. Jika elemen koyak atau terlalu kotor, ganti dengan yang
baru

 

 

4. Batere
a. Periksa batere dari kemungkinan penyangga batere berat, hubungan terminal longgar, terminal berkarat atau rusak, batere rusak, atau bocor.
b. Periksa batas air aki harus antara batas atas dan batas bawah
(maks. dan min. level).
c. Jika di bawah min, tambahkan air aki sampai batas min,
jangan lebih.
d. Periksa berat jenis elektrolit dengan hidrometer. Berat jenis
1,25 - 1,27 pada 20°C.
c. Periksa banyaknya elektrolit pada setiap sel, Jika tidak berada
pada ketinggian yang semestinya isilah dengan air suling.

 

 

5. Oli mesin
a. Tinggi oli harus berada pada antara L, dan jika lebih rendah, periksa kemungkinan ada kebocoran lalu tambah oli. hingga tanda F. Gunakan oli API service SE.
b. Periksa oli kemungkinan sudah kotor, kemasukan air atau
berubah wama.

 

 

6. Mengganti saringan oli
a. Buka saringan oli. 
b. Untuk memasang saringan oli, beri beberapa tetes oli mesin pada
pada gasternya. Setelah itu kencangkan dengan tangan
c. Setelah mesin dihidupkan, periksa oli dari kemungkinan
terdapat kebocoran dan periksa kembali tinggi oli.

 

 

7. Busi
a. Periksa elektroda tengah setiap busi dari pengikisan, 
atau porselinnya retak. Ganti bila perlu.
b. Bersihkan busi dengan amplas atau sikat kawat halus 
dipakai lagi
c. Stel celah busi dengan membengkokkan elektroda massanya

Catatan :
Gunakan feeler gauge kawat umuk mendapatkan keakuratan
pengukuran

Perhatian :
- Jangan menarik kabel busi waktu membukanya.
- Waktu memasang busi baru atau lama oleskan compound
anti aus afau sejenisnya pada drat busi.

 

 

8. Memeriksa kabel tegangan tinggi
a. Lepaskan kabel. Pada waktu melepas kabel busi, tariklah
dengan memegang bagian ujung kabelnya, jangan memegang
 pada bagian tengah kabel.
b. Periksa tahanan kabel. Tahanan kabel kurang dari 25 kiOHM perkabel 

 

 

9. Distributor
a. Periksa tutup distributor dan rotor dari kemungkinan:
- Retak, berkarat, terbakar atau lubang kabel kotor.
- Terminal elektroda terbakar.

- Pegas bagian tengah lemah.


b. Periksa dan stel celah platina atau celah udara.
- Jika platina terbakar atau berlubang lubang, platina
harus diganti.
- Stel celah platina dengan pegas penahan. Celah blok 0,45 mm.
- Stel celah udara antara rotor proyeksi koil, Celah udara
0,2 - 074 mm.


c. Periksa sudut dwell dengan tester. Sudut dwell 52** 1 6°`


d. Periksa saat pengapian.
- Setel putaran mesin pada putaran idle. Oktan selektor
harus distel pada posisi standar. Saat pengapian pada maksimum 950 RPM 8** sebelum TMA.


d. Periksa saat pengapian.
- Stel putaran mesin pada putaran idle. Oktan selektor
harus distel pada posisi standar. Saat pengapian pada maksimum 950 RPM 8** sebelum TMA.

- Cocokkan tanda-tanda waktu dengan memutar body distributor. Saat pengapian 8° sebelum TMA.

Perhatian:


Jangan distel dengan oktan selektor

e. Periksa cara kerja governor.
- Rotor harus kembali dengan cepat setelah diputar searah jarum jam dan dilepas. Rotor tidak boleh terlalu longgar.
- Hidupkan mesin dan lepaskan selang dari distributor. Tanda waktu berubah sesuai dengan putaran mesin.

 

 

10. Penyetelan celah katup
a. Panaskan mesin kemudian matikan.
b. Stel silinder No. 1 Pada TMA atau titik mati ams (kompresi).
c. Kencangkan kembali baut-baut kepala silinder dan penunjang batang penumbuk katup (rocker arm).

d. Stal celah katup. Celah katup diukur di antara batang katup 
dan lengan rocker. Yang distel hanya katup yang ditunju  oleh panah saja.
Celah katup:
Hisap : 0,20mm 
Buaug : 0,30 mm  
e. Putarlah poros engkol (cranshat) 3.600. 
f. Stel katup-katup lain yang ditunjukkan oleh panah. 

11. Penyetelan putaran rendah (idle) pada karburator
Cara 1:


a. Lepaskan sumbat pada saluran isap dan pasang vacuum gauge.
b. Sambungkan tachometer pada koil pengapian.
c. Hidupkan mesin sampai suhu kerja normal.
d. Saat mesin stasioner, putar skrup setelah angin ke dalam
dan keluar sampai diperolch putaran terbaik dengan tingkat
kevakuman minimum 430 mm Hg.
e. Putarlah sekrup setelah stasioner untuk menyetelnya.
f. Lepaskan vacuum gauge dan pasang sumbat kembali.

Cara 2:


a. Hidupkan mesin.   


b. Stel hingga putaran maksimum dengan memutar sekrup
penyetel putaran idle.


c. Stel putaran campuran idle dengan memutar sekrup penyetel putaran idle. Putaran campuran idle kurang lebih 800 rpm

 

d. Teruskan penyetelan (b) dan (c) sampai dapat putaran maksimum yang paling optimal, tidak bergantung banyaknya memutar sekrup penyetel putaran idle. Putaran idle
750 kurang lebih 50 rpm.

 

Untuk penyetelan bagian karburator lainnya, lihat pembahasan khusus karburator. 

 

12. Pemeriksaan tekanan kompresi
a. Pastikan oli mesin cukup dan aki punya setrum penuh.
b. Panaskan mesiu sampai suhu kerja normal. Matikan mesin.
c. Lepaskan semua besi.
d. Pasang alat ukur kompresi pada lubang busi silinder no.1.
e. Injak pedal gas sampai habis.
f. Start mesin hingga tekanan kompresi hingga nilai tertinggi.
g. Lakukan tes yang sama pada silinder lainnya.

Tekanan kompresi,
standar : 11 kg/cm2
limit : 9,0 kg/cm2

 

Bila rendah atau tidak rata, lakukan tes ulang setelah menuangkan oli ke silinder yang nilai kompresinya paling rendah
- Bila tekanan kompresi naik, berarti ring pinion atau silinder aus.
- Bila tekanan tidak naik, tandanya permukaan klep pada kepala silinder tidak rapat.


- Bila dua silinder yang berdekatan tekanannya tidak naik, kemungkinan penyebabnya adalah gasket kepala silinder diantara kedua silinder itu bocor

 


Anda mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari?
** Download software yang membantu
banyak orang berkendara di jalan raya, klik disini **

Service Guidance - Memilih bohlam, perhatikan inputnya?
Kerap penggantian bohlam di headlamp baru terpikir saat cahayanya mulai meredup atau bahkan mati sam...

Subtitusi part - Yamaha Vega pakai per kopling Suzuki Satria FU : akselerasi lebih menohok
Dengan mesin sudah banyak ubahan, biasanya mekanik motor balap juga melakukan penggantian per koplin...

Suzuki Shogun 125SP - Upgrade performa shogun 125sp, tambah beringas dan gahar!
Soal upgrade performa besutan, kali ini Mr. Testo mau menjawab permintaan Rizky Qtoet lewat email (m...



** Produk Pilihan **
Untuk membeli, klik tombol Beli pada halaman selanjutnya

5 in 1 Kenmaster, alat multifungsi saat darurat :
- Jump Starter (Pengganti aki mobil mati)
- Pompa ban
- Lampu penerang jalan (Pengganti lampu mobil/motor yang rusak, taruh di jendela atau tempat lain)
- Power Bank (charger handphone/tablet/gadget)
- DC Output 12V
Rp799.000



Uniqtro Racun Api Mini
Sangat efektif memadamkan api dalam sekejap jika ada bagian terbakar, wajib untuk mobil/truk, bisa juga untuk motor. Sangat murah dibandingkan mobil anda terbakar seluruhnya, hanya
Rp130.000


Pembersih Kaca Windshield
- Menjangkau Tempat Sulit
- Mampu membersihkan hanya dengan air biasa, hasilnya kaca anda tampak bersinar
- Bahan Aman untuk kaca
- Cocok untuk perjalanan jauh, menghilangkan kabut & kelembaban kaca mobil
- Untuk semua ukuran mobil, truk, SUV dan bahkan RV
Rp124.999



Copyright 2008-2013 Otomotif.web.id
Artikel dan komentar merupakan tulisan dan sumbangan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru