Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Utilitas - Yuk Ganti Roller CVT Sendiri

 Print this page 

Author: Penulis/Foto:Eka/M David - otomotifnet.com

Terkadang ada satu hal yang tak perlu dilakukan sama yang ahli. Misalnya, ganti roller di skubek kesayangan. Tentu kudu tahu cara bongkar dan pasang yang baik dan betul! Maksudnya biar hasil yang didapat sempurna dan sesuai sama apa yang diinginkan.

"Caranya simpel. Setelah buka rumah CVT dengan kunci T 10 mm dan T 8 mm, untuk buka puli penggerak cukup modal baut dan kunci 17 mm. Lalu pergi ke toko untuk beli roller pengganti," kata Adriyanto mekanik dari JP Racing Bintaro di Jl. Cendrawasih, No. 6E, Kp. Sawah, Ciputat, Tangerang.

Biar nggak kagok waktu ngerjain, langsung pandu sama gambar atawa foto seperti di bawah. Diperagakan langsung di Yamaha Mio. Tentu biar lebih paham dan paham lebih, juga tahu mana bagian yang harus dilepas atau dipasang kembali. Termasuk, ketika meletakan baut pengganjal rumah roller. Yuk!


1. Buka baut pengunci rumah puli pakai kunci 17 mm. Jangan lupa untuk mengganjal rumah puli agar tidak ikut berputar pakai baut 12 mm panjang 6,5 cm yang diletakan menghadap crank-case bagian atas.


 


2. Lalu tarik keluar ring penganjal bushing rumah roller. Jangan lupa pasang lagi ketika proses ganti roller sudah selesai. Ingat, posisi pasangnya sesudah kipas puli bagian luar.




 

 

 

 

 

 

 

 


3. Setelah puli terbuka semua, cek kondisi roller. Jika aus atau lebih dikenal dengan istilah peyang, baiknya diganti baru.

 

 

 

 

 


4. Ketika meletakan roller pengganti, perhatikan juga posisinya. Buat roller rata (pakai satu ukuran berat), silakan taruh di got roller mana saja. Tetapi, kalau kombinasi, baiknya letakan roller yang lebih ringan di bagian depan sebelum roller berat. Oh ya, posisi roller yang ringan ada di sebelah kiri dan roller berat di sebelah kanan.




 

 


5. Pasang lagi rumah roller ke posisi semula. Hanya, proses pengerjaan kebalikan dari proses membuka.

 

 

 



 

 

 

 


6. Jangan lupa perhatikan kondisi ring pengganjal kipas puli bagian luar. Pastikan setiap gigi ring mengunci rapat gigi as rumah roller. Kalau enggak pas, takutnya bisa menyebabkan kedua gigi termakan atau slek.

 



 

 

 

 

 

 


7. Kencangkan baut pengunci rumah roller. Jangan lupa! Untuk menghentikan putaran, gunakan lagi baut pengganjal rumah roller. Kali ini, baut diposisikan menghadap crank-case bagian bawah.
Link exchange
Exchange links with our website

Suzuki Satria FU150 - Satria FU150 bunyi cek..cek..cek.., ganti setelan keteng pakai punya smash biar mantap..
Buat sebagian motormania, punya besutan berkapasitas lumayan gede seperti Suzuki Satria FU 150, eman...

Service Guidance - Trik-Trik Siap Menghadapi Banjir
Musim hujan telah hadir dan genangan air pun mulai melanda jalan ibukota dan daerah lainnya. Agar ke...

Jenis Starter
Starter sepeda motor yang umum digunakan

Copyright 2008-2011 Otomotif.web.id . Situs ini untuk semua pengguna dan pemilik Mobil dan Sepeda Motor
Artikel dan komentar merupakan tulisan dan sumbangan dari sesama user dan pengunjung, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru
Otomotif - Mobil - Sepeda Motor - Fungsi & Kegunaan - Perawatan - Perbaikan - Pemasangan - Merakit - Tips & Trik
Automotive - Car | Cars - Motorbike - Auto parts - Auto care - Auto repair