Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

41 Velg Mobil Legendaris


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis: SBT - otomotif.kompas.com

Brabus sang legendaris

 

 - Velg mobil ibarat sepatu. Merek, model dan  ukurannya beragam. Kualitasnya pun, ada orisinal, imitasi sampai yang palsu. Nah, asal pakai ditambah modelnya tidak sesuai dengan umur, kontan tampilan kita jadi drop. Begitu juga pada mobil, kehebatan dan keistimewaan menjadi tidak menonjol lantaran pemakaian velg yang tidak pas atau keliru.

Tanpa Velg Forged
Sekarang ini, sulit mencari mana saja velg yang dianggap legendaris. Mengingat usia keberadaannya cukup lama dan diproduksi dari berbagai negara. Agar tidak rancu, di sini dipilah dari dua negara saja, Jerman dan Jepang. Karena, secara psikografis, pemain modifikasi berkiblat kepada apa yang dipakai mobil-mobil Jerman lalu kemudian diturunkan ke kendaraan Jepang ber-PCD 112 atau 120.

Velg dari negeri Matahari terbit ini lebih digandrungi karena desainnya yang atraktif dan bobotnya ringan. Dan secara dimensipun lebih radikal karena lebih celong dan gampang dipasang di mobil Jerman.Dan rentang ukurannya bejibun dan importirnya banyak.

Dalam pemilihan ini, sengaja tidak diikutsertakan velg forged. Sebab, jenis rim ini memang susah ditandingi. Seperti HRE diyakini sebagai velg yang teramat personal. Dari hasil seleksi, terpilih sebanyak 41 velg yang masuk kategori legenda yang ada beberapa merek punya motif hampir mirip.

Posisi teratas direbut Brabus Monoblock III sebagai legendaris. Terkesan abadi (long lasting). Mobil tua maupun yang baru, masih pantas memakainya. Bentuk mobil itu mau kotak, bulat atau gepeng masih proposional. Dan masih ada yang menyimpan sebagai koleksi. Indikator lain, penjualannya tidak pernah ada di kaki lima.

Lalu, untuk menampilkan ke-41 gambar velg di sini jelas tak mungkin. Tapi sebagai gambaran, seperti motif velg Carlsson 1/16 punya kemiripan dengan Alpina Softline, Vedrsus Sesto Turismo, Breyton Magic Racing dan Hartge Classic. Kemudian velg bermerk Linea VIP punya motif hampir mirip dengan AMG Styling II 1-Piece (Aero), OZ Oipera 2 dan Kranze Bazreia. Trus velg Fabulous Profound punya kemiripan dengan  racing Hart CR, AC Schnitzer Type 2 dan Racing Dynamic RGS.

Inilah ke-41 velg legendaris hasil tanya kiri-kanan kepada sejumlah punggawa velg dan pemain modifikasi bergaya elegan yang masih eksis sampai sekarang. (Diesta)

1. BRABUS Monoblock III
2. Linea VIP **
3. Carlsson 1/16 *

4. AMG Styling II 1-piece (Aero) **
5. Auto Couture Magnifique ***
6. Lowenhart LD1
7. Alpina Softline *

8. Hamann PG III
9. Estatus Style-S
10. Versus Sesto Turismo*
11. BBS RS II
12. MOMO Arrow
13. Venerdi CL-110
14. OZ Opera 2-piece **
15. Work Euroline Design N
16. Fabulous Profound ***
17. RacingHart CR ***
18. Garson Ryugi
19. AC Schnitzer Type 2 (MK II) 1-piece ***
20. NKB Elite8
21. Antera Opus (palang 3)
22. Lorinser D93 **
23. Racing Dynamics RGS ***
24. Breyton Magic Racing *
25. AME Shallen
26. Kranze Bazreia **
27. Hartge Classic *
28. Dronell Classic
29. Concept Neeper Titan
30. Fab Design 10/2
31. Manaray Hyper Revolution
32. Eurohart ND6
33. Amistad Dish
34. D.A.D Zuenglein
35. MAE Racing Evo 3-piece
36. Wald Duchatelet
37. Oettinger Type-RZ
38. Radius R3
39. Koenig Monster
40. Algernon Intelesse II
41. Zender Monza

Catatan : *, **, *** motifnya hampir mirip

 

 



Sponsored Links

Service guidance - Trik menyetel rantai roda?
Dengan muka bete, Dino curhat ke Anto. Malam minggu lalu, dia abis dijutekin pacarnya; Vira. Gara-ga...

Audio Mobil - Menghilangkan Efek Storing
Gejala storing (alternator whine) kerap terjadi pada kabin mobil, yang sudah diupgrade sistem audio ...

Antisipasi kerusakan indikator digital - Cara deteksi indikator digital error
Motor berindikator digital kayak di Suzuki Satria FU 150 emang keren dan terlihat canggih. Tapi, gim...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru