Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Biang Roda Belakang Skutik Seret,


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis: - metroaktual.com

 

Biang Roda Belakang Skutik Seret,

Roda Belakang Skutik Seret? Pemilik skutik mungkin pernah mengalami hal seperti ini. Ketika, misalnya mencoba pasang standar tengah dan putar roda belakang, terasa berat atau seret sehingga harus dengan tenaga lebih.

Penyebabnya, mur pengunci kampas kopling menempel dengan mangkuk kopling. Jika dipaksakan, putarannya bisa mengakibatkan kedua bagian itu jadi aus. "Harusnya ada clearance antara mur dan mangkuk kopling sehingga mangkuk bisa berputar bebas dan baru bisa mengunci dengan berkembangnya kampas kopling. Bukan baut pengunci," ujar Slamet, instruktur di PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Jika mur pengunci tidak kencang, bisa saja mur bergeser ke arah membuka (di posisi ujung mur itu terdapat mangkuk kopling). Kalau menempel keras, dikhawatirkan malah membuat roda jadi macet.

Trouble shooting lainnya menyangkut kampas kopling yang cepat habis akibat besarnya tenaga dari standarnya. Kondisi seperti ini terjadi pada motor yang sudah mengalami bore-up esktrem. Sangat dibutuhkan kampas kopling yang ekstra kuat.

Habisnya kampas kopling beragam. Tak hanya ketebalan yang jadi patokan, tetapi panjangnya dari ukuran standar bisa membuat kinerja kopling tidak sempurna. Tanda-tanda ausnya kampas antara lain selip karena kampas tidak lagi sempurna mengunci mangkuk kopling. Artinya, butuh putaran mesin yang lebih tinggi untuk bisa memutar roda.

Tanda kopling aus, selain selip, laju motor tersendat-sendat layaknya letikan busi di dalam ruang bakar yang dalam kondisi hidup-mati. Kian parah jika kondisi mangkuk kopling sendiri juga sudah peang.

Untuk memperbaikinya, kampas kopling harus diganti satu set terdiri dari tiga buah. Harga satu buahnya sekitar Rp 65.000. Ketika membeli kampas jangan berikut rumahnya lantaran benderolnya cukup mengagetkan. Saat membeli kampas secara ketengan, periksa kondisi per sepatunya, jangan-jangan sudah lemah sehingga sangat gampang terhubung ke roda belakang.

Standar sepatu kopling baru terhubung ke roda belakang pada 2.000 rpm. Kalau per loyo, putaran mesin belum sampai segitu, sepatu kopling sudah terhubung ke roda belakang. Jelasnya, belum sampai 2.000 rpm, roda belakang sudah berputar duluan. Bila Anda mengganti dengan per yang lebih keras, itu bikin roda belakang lebih telat berputar.

Jika ingin roda belakang berputar lebih responsif pada 1.750 rpm, silakan ganti per kopling dengan yang lebih lembut.



Sponsored Links

Menaklukkan Jalur Subang-Lembang dengan New Vios
Ketika diajak oleh PT Toyota Astra Motor untuk menjajal New Toyota Vios yang dikemas dalam acara Imp...

Modifikasi Guidance - Aplikasi Jejaring Tali Bagasi
Membawa barang biasa terjadi bagi pemilik kendaraan yang akan berpergian mudik. Agar rapi, bisa meng...

Peratawan Mesin - Prosedur ,menganti oli mesin?
Ritual yang wajib dilakoni agar mesin motor kesayangan tetap awet adalah dengan mengganti oli mesinn...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru