Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Mengatasi rem belakang Suzuki Spin bagel?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto:Atenx/Atenx,Salim

Gambar

 

 

 

 

Tak bisa dipungkiri, dalam keadaan apapun yang namanya perangkat pengereman mutlak bekerja maksimal. Dan jadi sangat penting bila motor tersebut tidak bisa memanfaatkan deselarasi mesin seperti engine brake di skutik.

 

 

Gambar 1
Kampas rem RX King, lebih tebal dan lembut

 

 

 

 

 

Gambar 2
Kabel rem Mio, tersedia dengan berbagai macam harga dan kualitas

 

 

 

 

Gambar 3
Per kampas juga harus ikut diganti agar pemasangan sempurna

 

 

Hal itupun diamini rekan-rekan freestyler. Maklum, bagi mereka perangkat rem harus oke. Kalau enggak, nyawa taruhannya. "Paling sering gue denger keluhan dari sesama freestyler tentang rem belakang Spin yang bagel," ujar Yayan yang juga salah seorang freestyler pengguna Spin.

 

Nah, biar enggak salah tanggap, mending kita samakan persepsi dulu tentang kata bagel yang disebutkan Yayan tadi. Menurut Nasrudin Kamil yang juga mantan mekanik dari Suzuki Sentra Cengkareng ini, rem bagel bisa bermakna kinerja rem yang kurang sensitif saat tuas rem ditarik.

 

"Ingat loh! Enggak sensitif bukan berarti enggak pakem. Karena rem yang kondisinya bagel, tetap bisa mengunci roda saat tuas rem ditarik habis," ujar pria yang kini sibuk dengan bengkel pribadinya ini.

 

Hal serupa dikatakan Ari Gepeng dari bengkel G Motor. "Saat tuas rem ditarik, motor akan sedikit nyelonong. Bingungnya bila tuas ditekan kuat, roda malah akan tetap mengunci," ujar mekanik serba bisa ini.

 

Kesimpulannya, bahwa persepsi rem bagel di kalangan mekanik, adalah kurang sensitifnya kerja rem saat handle ditarik. Oke…setuju! Nah, balik ke topik awal. Mau tahu dong kiat agar rem belakang si Spin jadi enggak bagel lagi? Langsung ya!

 

 

Kiat pertama yang bisa dilakukan, mengganti kampas rem bawaan Spin dengan milik Suzuki Thunder atau Yamaha RX-King. Menurut Ari kampas rem RX-King punya kompon lebih lunak. "Jadi permukaan kampas akan lebih ngegigit ke teromol," terangnya.

 

Di pasaran, kampas rem orisinal Thunder 125 dijual sekitar Rp 45-50 ribuan. Nah, kalau punya RX-King lebih murah, yaitu Rp 35-45 ribu tapi harus tebus juga per kampas agar rumah kampas bisa nemplok di teromol Spin.

 

Mau kiat lain? Tenang! "Ganti saja kabel rem bawaan Spin dengan milik Yamaha Mio. Dijamin, pasti lebih pakem karena material kabel lebih licin.

 

Dan lagi, cara pasangnya enggak susah, sebab struktur rem enggak jauh beda dengan bawaan Spin," ujar pria asli Solo ini.

 

Di pasaran, kabel rem Mio dijual dengan harga bervariasi tergantung kualitasnya. Mau yang mutu seadanya, juga ada seharga 35 ribu.

 

"Tapi mending beli yang orisinal saja, sebab harga mencerminkan kualitasnya," tutup Ari sambil bilang kabel rem ori Mio dibanderol Rp 80 ribu.

 

Sumber :Penulis/Foto:Atenx/Atenx,Salim - otomotifnet.com



Sponsored Links

Honda Vario pakai cakram Blade biar keren bro..
Buat sebagian motormania, memasang cakram lebar variasi selain mendukung tampilan, juga merupakan so...

Service Guidance - Rehabilitasi Yamaha Vega R
Varian Yamaha Vega R memang sudah tidak diproduksi lagi. Gantinya, pihak PT Yamaha Motor Kencana Ind...

Throuble Shooting - Deteksi pemicu agar setang kemudi jadi berat?
Suatu ketika, Nadiar Hakim pembesut Suzuki Thunder 125 keluaran 2006 mengeluhkan soal kondisi tungga...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru