Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Modification guidance - Paket rem cakram belakang bebek?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Banar / Banar

Banyak pemilik motor bebek yang masih pakai rem belakang model teromol mengupgrade jadi cakram. 

 

Tentu dengan berbagai alasan dan dalih. Misal, selain bikin pengereman makin yahud, juga dongrak tampilan.

 

"Juga agar lebih percaya diri (PD) saat melaju kencang. Jadi, saat butuh pengereman biasa atau mendadak, motor bisa berhenti pada jarak tertentu sesuai keinginan rider," ujar Trisno, penggawang Ario Motor di Jl. Srengseng Raya, Jakbar.

 

Anda berencana aplikasi peranti ini pada kuda besi kesayangan? Ini paketnya buat motor bebek

 

 

 

 

Master, Kaliper & Kampas

 

Gambar 1


Pada master rem terdapat peranti buat memompa minyak rem sehingga terjadi tekanan yang kemudian diteruskan ke kaliper.

 

Selanjutnya, tekanan minyak rem itu mendorong piston di dalam rumah kaliper dan diteruskan ke kampas rem. Lalu kampas rem itu akan mengapit cakram, yang kemudian terjadilah pengereman.

 

"Meski kaliper aftermarket bisa diaplikasi, tapi kalau hasilnya mau lebih bagus, sebaiknya pakai kaliper asli copotan Satria FU.

 

Sebab kalau pakai aftermarket, dikhawatirkan pistonnya cepat ngembang dan macet, sehingga rem pun jadi tidak pakem/bermasalah," ulas Topo Goedhel Atmodjo, bos Tauco Custom di Jl. Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jaksel.

 

 

 

 

Cakram

 

Gambar 2

 

 


Selain berfungsi sebagai sistem pengereman, modelnya ada banyak yang juga bisa mendongkrak tampilan. "Ingat, kalau pakai cakram copotan motor bawaan pabrik, dipastikan lebih awet dan tidak cepat menipis.

 

Karena bahannya rata-rata lebih bagus dibanding produk variasi," bilang Kiki, dari Empat Saudara Motor di Jl. Panjang No.13, Kebon Jeruk, Jakbar.

 

 

 

Adaptor

Gambar 3

 


Berfungsi sebagai dudukan cakram yang pemasangannya mengganti posisi rumah kampas rem teromol bawaan pabrik. Sehingga saat pengereman, cakram tak lari ke mana-mana lantaran sudah ada yang menahan.

 

"Tapi sebelumnya, lubangi teromol roda belakang dulu sampai tembus pada sisi kirinya pakai mata bor sebanyak 4 titik.

 

Lalu diukur dan menyesuikan dudukan cakram yang dilanjutkan mengikatnya dengan mur baut panjang," ujar Hendry Wijaya, empunya Abadi Motor (AM) di Jl. Raya Jatiasih No.36, Bekasi Selatan, Jabar.

 

 

 

Braket Kaliper

Gambar 4

 

 


Peranannya juga penting. Pasalnya berfungsi sebagai stopper/penahan kaliper agar tidak goyang saat dilakukan pengereman. Sehingga sistem pengereman akan berfungsi maksimal.

 

"Pemasangan menentukan hasil. Baik part orisinal atau aftermarket, kalau dipasang rapi dan benar, hasilnya akan pakem," ungkap Thole, empunya Thole Motor di Jl. Serdang Baru Raya No.7, Kemayoran, Jakpus.

 


Daftar Harga Paket Cakram

 

Bengkel

Paket

Harga

 

master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 1 bulan)

650 ribu

 

master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 2 bulan)

500 ribu

 

master rem Satria Fu, kaliper aftermarket,cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 2 bulan)

700 ribu

 

master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 1 bulan)

600 ribu

 

master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang setengah hari(garansi 2 bulan)

750 ribu

 


Sumber :Penulis/Foto: Banar / Banar - otomotifnet.com



Sponsored Links

Masalah kelistrikan di mobkas anda!
Mendapatkan mobil yang tidak rewel merupakan idaman semua pembeli mobkas. Namun tak jarang terjadi m...

Sedikit Variasi Honda Beat Cukup Aksi
Coba Anda perhatikan Honda Beat milik Yanuar ini. Tak ada yang ekstrem dari modifikasi yang dilakuka...

Kuras air radiator Honda CBR 150?
Sudah tahu, kan? Fungsi radiator sebagai peranti pendukung pendingin mesin saat berkendara, baik jar...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru