Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Perbaiki Drat Busi Dol : Cara hemat, hasil akurat..


Sponsored Links
 Print this page 

Author: enulis/Foto: Kl:X / KLX

Seringkali kejadian, memasang busi dengan posisi kurang pas (miring) sehingga ulir rumah busi termakan.

 

Ini disebabkan material kepala silinder terbuat dari aluminium dan bahan busi dari besi, sehingga ulir rumah busi di kepala silinder biasanya lebih cepat kalah. Istilah sehari-harinya, drat busi dol.

 

 

 

Akibatnya sudah jelas, busi tidak bisa dikencangkan menggunakan kunci busi karena ulir sudah ompong. Efeknya, hal itu merembet ke mesin yang jadi susah hidup karena kompresi bocor dari celah ulir rumah busi.

 

Jangan paksa mesin untuk hidup karena busi bisa mencelat belasan meter terdorong kompresi dari piston. Kalau sudah begini, jangan keburu panik lantaran terbayang biaya besar untuk menebus kepala silinder anyar.

 

Selain harga yang lumayan nendang, rasanya tak pantas merogoh kocek begitu besar untuk sebuah kepala silinder hanya karena ulir rumah busi yang meranggas kan? Erwin Oei dari Rudy Jaya Motor (RJM) punya kiat pahe bermodal dana Rp 25-35 ribu saja.

 

 

Gbr 1

 

 

 

 

Gbr 2

 

 

 

"Sebenarnya ada 2 metode dalam memperbaiki ulir rumah busi di kepala silinder, yakni recoil atau bosing," jelas Erwin. Tetapi versi bosing dengan material selongsong ulir terbuat dari besi diklaim lebih awet karena sifatnya permanen.

 

Pastinya kepala silinder harus dilepas dari blok mesin agar pengerjaan menjadi lebih mudah.

 

 

Gbr 3

 

 

 

Rumah busi yang dratnya sudah dol tadi, dibubut ulang untuk perbesaran diameter. Ini dimaksudkan agar bosing besi model drat luar-dalam bisa di-tab (terpasang) dengan baik dan benar.

 

"Untuk metode recoil biasanya dipakai saat kondisi emergency dan perlu penanganan dengan cepat seperti di arena balap karena hanya perlu waktu 30 menit," jelas Akiang, panggilan akrab Erwin Oei.

 

Sementara metode bosing dengan material besi dipilih sebagai alternatif jitu untuk durabilitas lebih lama karena pemasangannya juga lebih rumit dengan sistem ulir (bukan pres-presan).

 

Selain itu lebih aman untuk mereka yang gemar buka-pasang busi alias doyan ngoprek. "Setelah bosing terpasang di kepala silinder, masih diperkuat dengan cantuman las dan combustion chamber atau kubah dirapikan lagi dengan bor tuner," tutur kepala mekanik tim Honda-Banten ini.

Hari gini beli kepala silinder? Capek deh…

 

Sumber :Penulis/Foto: Kl:X / KLX - otomotifnet.com



Sponsored Links

Perawatan rutin
perawatan dan pemeliharaan sehari-hari secara rutin terhadap sepeda motor. sebetulnya jauh l...

Service Guidance - Ganti Oli Sok Depan Satria FU150
Sebagai peranti pendukung kenyamanan, sokbreker kudu rutin dirawat. Terutama olinya, pada batas wakt...

Helm Rossi Bergambar Ayam Dijual Terbatas
Pernah lihat ketika Valentino Rossi membalap di sirkuit Sepang, Malaysia, tahun lalu? "The Doctor" m...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru