Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Sistem Pendinginan Mobil - Merawat radiator!


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis : Rio/Foto : Dolok

Rico termasuk pemilik mobil yang rutin melakukan perawatan. Mulai dari mencuci hingga mengganti oli mesin selalu diusahakan tak pernah telat, termasuk memeriksa air radiator.

 

Hanya saja untuk memeriksa air radiator Rico selalu mengeceknya melalui tangki cadangan atau reservoir. Oleh karena itu betapa kaget ketika membuka tutup radiator Kijang diesel miliknya, ternyata bibir dan tutup radiator sudah terserang karat.

 

Karena membentuk celah, otomatis air berkurang karena terdapat rembesan.

 

Semakin lama dibiarkan, maka tingkat karat yang terkandung otomatis akan semakin membesar. Ini pertanda ujung-ujungnya bisa menyumbat radiator loh!

 

 

"Yang membuat radiator berkarat biasanya karena cairan coolant yang lama tidak diganti, atau kandungan mineral air yang jelek," tutur Audi Wastro, bos bengkel Champ Motorsport di daerah Cipinang ,Jaktim.

 

Kalau begitu, cara terbaik bisa dengan meningkatkan rutinitas penggantian air radiator. Sebaiknya minimal 6 bulan sekali, atau bisa lebih kalau kualitas air yang dipakai kurang bagus.

 

 


Gbr 1 Gbr 2

Gambar 1-2

 

Lalu penggunaan tutup radiator model racing yang memiliki tekanan lebih tinggi, dan katup pelepas tekanan uap juga tak terlalu mempengaruhi (Gbr.1).

 

 "Mungkin lebih kalau sedang buru-buru ingin membuka tutup radiator, maka bisa dengan membuang tekanannya labih dulu," ulas Taqwa SS, punggawang Garden Speed di daerah Cilandak, Jaksel.

 

Aplikasi tutup model ini akan lebih efektif di mobil yang sering bermain di putaran mesin tinggi seperti mobil balap.

 

Karena dengan putaran mesin yang semakin tinggi, maka tekanan yang dihasilkan air radiator juga akan meningkat. Saat itulah tutup radiator racing bekerja menahan tekanan yang tinggi tersebut.

 

 

 


Gbr 3 Gbr 4

Gambar 3-4

 

 

Setelah mengganti, kini ada sedikit tambahan agar kinerja fungsi pendingin mesin ini tak lagi merepotkan.

 

Caranya sangat sederhana dan mudah, pun tak memerlukan beragam alat kerja. Yang penting kondisi mesin tidak panas, dan menggunakan kain lap katun biasa.

 

Cara ini bisa dikerjakan minimal 3 minggu sekali atau sebulan sekali. Setelah memastikan kondisi air tidak lagi panas, buka tutup radiator.

 

Apabila terlihat tumpukan kerak di bagian bibir rumah dan tutup radiator, langsung saja lap kerak tersebut dengan kain lap (Gbr.2 & 3).

 

Apabila membandel, gunakan amplas halus untuk menghilangkan karat (Gbr.4).

 

Walau telah dikerjakan hati-hati, kadang ada sedikit kotoran yang justru jatuh ke dalam radiator. "Walau tak hilang, tapi akan ikut bersirkulasi dengan air radiator," ujar Taqwa lagi.

 

Walau tak menghilangkan keseluruhan karat, setidaknya memperpanjang usia pakai tutup radiator biar enggak rembes lagi. Mesin adem, hatipun tenang.

 

Sumber :Penulis : Rio/Foto : Dolok - otomotifnet.com



Sponsored Links

Memeriksa Kopling
Periksalah apakah pelat gesek sudah aus, ganti apabila telah aus melebihi 0,3 mm dan ukuran standar...

Cek Auto Choke New Nouvo Z - Cukup Ditiup, Wussss...!!
Sistem cuk Yamaha New Nouvo Z terbilang modern. Enggak lagi model manual lewat tarik tuas tapi sudah...

Service Guidance - Awas! Kabel Busi Bikin Boros BBM
Jangan kaget kalau ada yang bilang kabel busi bisa bikin boros bensin (BBM). Sebab kualitas kabel bu...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru