Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Subtitusi per kopling kawasaki Ninja 250 - Ninja 250 adopsi per kopling jupiter MX: murah dan nendang...


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Kl:X / KLX

Kawasaki Ninja 250 yang diupgrade mesin, punya gejala selip saat full throttle. Apalagi bila suhu kerja mesin sudah tinggi. Karena per kopling orisinal punya daya pegas kurang mumpuni setelah performa mesin meningkat.

 

 

 

Gambar 1

Gambar 1

 

 

Pemakaian per kopling aftermarket seperti Barnett yang asli Amrik bisa jadi solusi. Tetapi jangan kaget dengar harganya yang cukup nendang dengan banderol antara Rp 300-350 ribu per set (4 buah). Namun ada cara pahe dengan harga hanya sepertiganya (gbr.1).

 

MURAHNYA NENDANG

 

Tak selamanya motor berbanderol Rp 46 juta ini harus pakai parts mahal. "Coba saja pakai per kopling milik Yamaha Jupiter MX135LC," saran Fajar Wibowo, pemilik Kawasaki Ninja 250 keluaran pertama (2008) yang sudah mencoba langsung.

 

Dimensi per kopling Jupi-MX ternyata nyaris serupa. Baik dari panjang keseluruhan, diameter luar (outer diameter) dan diameter dalam per (inner ameter).

Pada per Kawak Ninja 250, panjang total per kopling adalah 43 mm, sedang per kopling Jupi-MX lebih panjang 4 mm alias 47 mm (gbr.2).

 

 


Gambar 2

Gambar 2

 

 


Gambar 3

Gambar 3

 

Dari data ini saja, sudah menjanjikan kemampuan pegas yang lebih keras. Sementara untuk diameter luar per Kawak Ninja 250 adalah 19,5 mm. Milik Jupi-MX terpaut hanya sepersekian milimeter (gbr.3).

 

Selanjutnya adalah diameter dalam per yang juga hampir sama. Ninja 250 berukuran 14 mm sementara per kopling Jupi-MX hanya terpaut 0,25 mm lebih kecil.

 

Dengan kata lain, per kopling Jupi-MX seharga Rp 100 ribu per set baik versi orisinal atau aftermarket bisa langsung nyemplung ke rumah kopling Ninja 250.

 

"Dengan jumlah ulir per lebih banyak seulir ketimbang versi ori Ninja dan extension sebanyak 4 mm, dipastikan daya pegas per kopling Jupi-MX bisa lebih nendang," jelas Fajar lagi.

 

Pemasangan pun hampir tak ada masalah karena ukuran diameter tengah yang setara.

 

Jadi daripada keluar uang hingga Rp 350 ribu untuk per kopling versi Amerika atau berembel-embel racing, tak ada salahnya memakai versi pahe yang secara spesifikasi masih buatan pabrik ternama dan tidak berpengaruh ke daya tahan atau umur pakai rumah kopling.

 

Sebaliknya, daya pegas balik rumah kopling saat lepas tuas kopling terasa maknyus meski kondisi mesin sedang hot akibat kemacetan jalan raya.

 

Sumber :Penulis/Foto: Kl:X / KLX - otomotifnet.com



Sponsored Links

Kontak Batin lewat Honda Tiger dan Mega Pro
Wardoyo dan Suswanto ini, saudara bukan dan tinggalnya pun berjauhan. Satu di kotif Depok dan sa...

Bahaya! Ban Motor Tipe Tube Dibikin Tubeless
Banyak pemilik motor melakukan kekeliruan terhadap bannya. Entah karena mengikuti perkembangan tekno...

Perbaiki Drat Busi Dol : Cara hemat, hasil akurat..
Seringkali kejadian, memasang busi dengan posisi kurang pas (miring) sehingga ulir rumah busi termak...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru