Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Suzuki Smash - Mengatasi pelampung bensin ngadat?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto:Iman

Ada bahan obrolan di Club Suzuki Smash Jakarta. Seorang dari mereka mengeluhkan tunggangan hariannya. "Gile bro, semalam gue dorong motor cari pompa bensin gara-gara indikator bensin ngaco," celoteh Dita, ketua klub itu.

 

Ternyata setelah ditelusuri, problemnya ada pada pelampung bensin! Untuk motor yang sudah cukup umur (5 tahun ke atas), perangkat tersebut sering kali terlupakan, sebab posisinya ada di dalam tangki bahan bakar.

 

"Sebetulnya, solusinya mudah, kok," sahut Wawan, mekanik dari Kancil TPZ yang juga bilang sebab perangkat tersebut rusak karena switch pelampung BBM enggak kuku alias kuat menahan semburan bensin yang keluar dari 'pistol' pengisian bensin! (gbr.1).

 

 

 

Gambar 1

Gambar 1

 

Switch yang ada di pelampung tangki BBM, bergerak secara vertikal. Nah, dikarenakan semburan yang kuat tersebut, peranti itupun jadi oblak. Ujung-ujungnya, switch gagal membaca kapasitas tangki yang sesungguhnya (gbr.2).

 

 

 

Gambar 2

Gambar 2

 

 

 

"Gejala umumnya, posisi jarum indikator bensin selalu di posisi empty! Parahnya, saat bensin habis motor mati tanpa basa-basi! Celakanya tidak ada aba-aba untuk si pengendara," tambah pria yang ngepos di Rawa Belong, Jakbar.

 

Terus, solusinya apa Wan? "Gampang kawan, manfaatkan saja seutas benang jahit yang digunakan untuk merapatkan switch tersebut," ujar mekanik asal Semarang ini. Nah, penasaran dengan akal-akalan si Wawan? Langsung saja simak triknya.

 

 

Oke langsung ya, pertama buka tutup indikator pelampung bensin yang ada di dekat tutup tangki BBM pakai obeng kembang.

 

Lalu angkat peranti tersebut secara perlahan. Oh ya, perhatikan juga silnya, jangan sampai koyak karena bisa bikin bensin 'jalan-jalan keluar' tangki (gbr.3).

 

 

Gambar 3

Gambar 3

 

Lanjut? Perhatikan engsel atau as di antara batang pelampung yang sudah oblak! Nah, rapatkan kembali switch tersebut dan teruskan dengan memberi tahanan pada ujung as switch dengan memanfaatkan benang tadi (gbr.4). 

 

 

 

Gambar 4

Gambar 4

 

 

 

Kalau sudah, pastikan sekali lagi benang terpasang dengan kuat sebelum akhirnya peranti tersebut kembali dipasang.

 

Gampang kan? "Kalau mau tanya-tanya lebih detail, langsung aja telepon aku," undang mekanik berbadan kurus ini.

Kamyu...? Wew, so sweet!

 

Sumber :Penulis/Foto:Iman - otomotifnet.com



Sponsored Links

ADo it Yourself - Atasi Spidometer Thunder Ngadat
Emang nyebelin kalau indikator kecepatan motor atau istilah kerennya spidometer ngadat. Seperti yang...

Modifikasi Guidance - Aplikasi Jejaring Tali Bagasi
Membawa barang biasa terjadi bagi pemilik kendaraan yang akan berpergian mudik. Agar rapi, bisa meng...

Ganjal pin dengan kaliper sirion?
Wahai pembaca budiman, kabar baik buat Anda! Ternyata selain membaca, penggemar OTOMOTIF juga suka u...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru