Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Throuble Shooting - Deteksi getar, asal vibrasi pangkal keki (1)


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis : Manut, Rio, Toncil/Foto : Reza, Johan

Adanya fasilitas getar di handphone karena dianggap mampu membantu pemiliknya.

 

Namun kalau ada getaran (vibrasi) di mobil saat dipakai yang terjadi justru gerutu, bukannya membantu.

Ibarat penyakit, di tubuh manusia, gejala getar di mobil juga tak pandang bulu.

 

Baik itu mobil murah, mahal, lawas, baru dengan seabrek teknologinya bisa terjangkit virus menyebalkan ini. Kehadiran getar tak diundang ini biasanya karena perawatan pemilik mobil terhadap pacuannya sangat kurang. Atau bisa juga karena umur pakai dari komponen yang sudah memasuki masa purnabakti.

 

Ketidakpahaman pemilik mobil terhadap komponen juga bisa menyumbang getar di mobil. Seperti beragam pegangan yang terbuat dari karet, justru dihilangkan atau ganti pakai pegangan besi.

 

 

Maksudnya supaya lebih kuat, namun akhirnya karena terlalu rigid justru menimbulkan getar. "Ada beberapa komponen yang harus memiliki tingkat fleksibilitas," seru Bambang Wiryawan dari bengkel Klinika Mobilindo Jakarta (KMJ) beberapa waktu lalu.

 

Ada beberapa penyebab yang bisa menghadirkan getaran sampai terasa. Mulai dari kolong mobil sampai ruang mesin.

 

Sulitnya, getaran yang terasa sampai kabin, terkadang tak mudah ditemui asal muasalnya. Kalau di runut, tiap komponen menghasilkan getaran berbeda. Atau bisa juga ditambah dengan hadirnya suara-suara nyaring. Apa saja ya?

 

Pelek Peyang Ban Benjol

Gambar 1

 


Ban satu-satunya yang kontak langsung ke jalan, tentu memberi andil terhadap getaran mobil. Benjol, baik di telapak atau bibir antara telapak dengan dinding ban bisa membuat mobil getar atau goyang. Kondisi ini akan terasa dalam kecepatan rendah.

 

 

"Saat kecepatan tinggi juga sebenarnya goyang, hanya saja karena frekuensinya lebih cepat, jadi seperti tidak terasa," ungkap Agus Dwi, field service spv dari PT Multistrada Arah Sarana Tbk beberapa waktu lalu. 

 

Ban yang habis tak rata juga bisa menimbulkan goyang. Telapak ban yang bergelombang biasanya disebabkan karena suspensi tak layak pakai. 

 

Beberapa kondisi pelek bisa menimbulkan getaran. Seperti pelek tak balance, getarannya sampai kabin. Jika terjadi di pelek depan, getar terasa sampai setir.

 

Pelek peyang karena benturan juga bisa menimbulkan getar. Pelek modifikasi yang tak benar dapat menimbulkan getar dan berbahaya bagi keselamatan.

 

Knalpot

Gambar 2


Beda dengan getaran lain yang biasanya punya irama, getar karena knalpot terjadi hanya pada saat tertentu. Misalnya saat mesin dapat beban, atau lewat jalan jelek. Getaran juga kadang disertai bunyi.

 

"Pada knalpot, paling karena gantungan copot, fleksibel rusak, pipa patah atau baut lepas," ulas Diman, bos Diman Knalpot di Pamulang, Banten.

 

 

Jadi getaran yang terjadi lebih karena goyangan komponen yang kendur. Karena kendur, getaran bisa terjadi jika terkena lubang, atau kalau mesin mendapat beban. Getaran mesin bikin komponen yang bermasalah bergetar lebih keras karena sistem knalpot terhubung dengan mesin.

 

Misalnya ketika gantungan knalpot kendur, goyangannya lebih kuat ketika mesin digeber. Begitu juga bagian fleksibel yang biasa ada di mobil tarikan depan atau diesel. Sedangkan pipa patah atau baut hilang bisa punya efek mirip karena knalpot jadi bergoyang.

 

Memperbaikinya relatif mudah dan murah. Misalnya karet mounting atau gantungan knalpot sekitar Rp 30-50 ribu sebuahnya. "Fleksibel knalpot antara Rp 400-600 ribu tergantung diameternya," lanjut Diman.

 

Kalau diperhatikan, pegangan knalpot biasanya mengandalkan besi yang dihubungkan ke sasis, lalu karet kemudian besi lagi terhubung ke pipa atau tabung. Pada bagian karet, jangan pernah mengganti dengan pelat.

 

Karet untuk meredam getaran di pipa/tabung. Jika diganti akan terlalu rigid, efeknya getaran jadi terasa atau justru pegangan mudah patah.

 

Engine Mounting

Gambar 3


Karet penahan mesin ini juga bisa bikin getar. Sebenarnya engine mounting bukan sumber getaran. Karena getar tetap dari mesin. Selain sebagai tempat dudukan dapur pacu, karet mounting juga berfungsi meredam getaran mesin.

Tidak heran kalau kondisinya sudah tidak prima, getar mesin bisa merambat ke sasis dan bodi. Bagaimana mendeteksi getarannya?

 

Biasanya getaran paling terasa saat stasioner, terutama mobil diesel. Ketika putaran mesin dinaikkan, umumnya lebih halus. Namun begitu mendapat beban, seperti menanjak atau berakselerasi, getaran terasa lagi.

 

 

Seiring usia, karet bisa getas atau sobek. Cara deteksi, lihat saja kondisinya. Kalau sobek sedikit saja, pasti kinerjanya terpengaruh. Sedang mounting yang dekat knalpot, biasanya lebih cepat getas.

 

 

Selain itu, beberapa mobil mengadopsi liquid engine mounting. Getaran bisa lebih hebat kalau karetnya sobek dan cairan di dalamnya keluar. Atau bisa juga mounting kempis, sehingga mesin terlihat miring.

 

Kalau sudah begini, getaran bukan hanya dari mesin. Misal pada tarikan depan, as roda ikut miring dan bisa bikin sumber getaran baru. Cara mengatasinya yakni mengganti engine mounting baru.

 

Sumber :Penulis : Manut, Rio, Toncil - otomotifnet.com
Foto : Reza, Johan



Sponsored Links

Minerva Sachs GTR 150, Skutik Berpostur Bebek Sport
Pangsa pasar sepeda motor Indonesia yang sangat besar membuat berbagai pelaku bisnis ingin memasuki ...

Kampas kopling Honda Tiger bisa pakai punya Honda Supra kok?
Mujiono sudah lama punya Honda Tiger 2000 keluaran 2004. Dengan seiringnya waktu, motor itu jadi tak...

Setel karburator dengan benar, supaya lolos uji emisi?
Wacana uji emisi di motor yang digulirkan Pemprov DKI kembali menuai beragam reaksi. Terutama di kal...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru