Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Trouble Shooting - Solusi kala CS-1 susah untuk hidup?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Popo

Ceritanya ada seorang konsumen yang mengaku Honda CS-1 miliknya baru menjalani service ringan, tapi setelahnya justru jadi susah hidup. Timbul gejala seperti kurang bensin, saat starter butuh membuka tuas cuk terlebih dahulu.

 

"Tapi setelah hidup, selang tidak lama akan mati lagi dan sulit dihidupkan kembali," buka Safrudin, kepala mekanik bengkel AHASS Clara Motor yang menemui kasus ini di bengkelnya.

 

"Setelah dicek ternyata ada yang tidak beres pada kevakuman karburatornya. Bensin jadi tidak mau meluncur dengan sempurna," lanjut pria yang akrab disapa Udin ini.

 

 

Gambar 1

 

 

Honda CS-1 sudah mengadopsi karburator vakum. Buka tutup jarum skep diatur oleh kevakuman yang terjadi di karburator. Bukan diatur langsung oleh kabel gas yang langsung menarik jarum skep seperti pada karburator konvensional.

 

Kevakuman di dalam karburator diciptakan oleh skep kupu-kupu yang terletak di belakang jarum skep. Bila kevakuman di dalam karburator terganggu, tentunya pengkabutan bahan bakar juga jadi kurang sempurna karena suplai bahan bakarnya terganggu.

 

 

 

Gambar 2
Ujung selang vakum jangan sampai tertutup

 

"Setelah dicek semua ternyata hanya gara-gara karet intake manifoldnya tidak terpasang sempurna yang menyebabkan ada kebocoran. Kebocoran ini pastinya mengganggu kevakuman di dalam karburator," terang pria yang bengkelnya ada di Jakarta Barat ini.

 

"Karena intake manifoldnya terbuat dari karet, mekanik sering kali lupa untuk memastikan posisinya sudah benar-benar pas," wanti Udin.

 

Selain karet intake, masalah serupa juga bisa terjadi bila selang vakum tidak berada pada posisi yang benar.

 

"Selang vakum pada karburator Honda CS-1 harus diletakan di rangka tengah tepatnya di bawah tangki. Nah yang harus diperhatikan adalah posisinya," tambah Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor, PT Astra Honda Motor (AHM).

 

"Letaknya jangan terlalu dalam karena ujungnya yang berbentuk runcing bisa menempel di boks filter udara yang menyebabkan selang vakum tertutup," lanjutnya dengan logat Jawa kental. Atau kalau tidak mau beresiko posisinya dipindahkan saja keluar yang terpenting ujungnya tetap terbuka.

 

Sumber :Penulis/Foto: Popo - otomotifnet.com



Sponsored Links

Tips Simpel Agar Mesin Injection 'Tokcer' Lagi
Performa mesin mobil pastinya sangat dipengaruhi kondisi sistem pembakaran bahan bakar. Jika kondisi...

Cek List Komponen Fast Moving - Patokan Aman Sebelum dan Setelah Mudik
Sudah jadi kebiasaan kalau mau pulkam alias pulang kampung, bikers mendata komponen fast moving mana...

Trouble Shooting - Atasi Tiger Revo Nembak
Meski terbilang baru, bukan berati motor kesayangan bebas rewel di tengah jalan. Semua tergantung ko...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru