Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Antisipasi ban bocor tanpa ban serep?

Navigation: Otomotif » Mobil - Perawatan


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Manut / Reza - otomotifnet.com

Jika ban serep tidak ikut serta dalam mobil atau sedang kempis, apa yang bisa kita lakukan saat salah satu ban bocor di jalan? Menyerah saja, tentu tidak. Penasaran, lanjutkan saja membaca artikel ini untuk mrndapatkan solusinya.

 

Gambar 1

Gbr 1

 

 

CAIRAN PENAMBAL

Intinya, bagaimana mengantisipasi kebocoran ban. Nah, trik pertama adalah menggunakan ban yang antibocor. Pabrikan BMW sudah melengkapi jajaran produk terbarunya dengan karet bundar tipe ini.

 

Makanya, di bagasi BMW baru enggak ada tempat buat ban serep. Misalnya ban jenis RFT (Run Flat Tyre) yang dikeluarkan Bridgestone. Namanya ban, pemakaiannya jelas lama. Jadi setelah pulang dari perjalanan jauh pun kita masih merasa aman dari gejala ban kempis di jalan.

 

Sayangnya, cara ini tergolong cukup mahal. Kecuali kita siap dengan dana sekitar Rp 5 jutaan satu ban, bisa lewatkan trik ini buat cara yang lain. Langsung saja masuk ke trik kedua. Yaitu membawa cairan penambal ban.

 

 

Gambar 2

Gbr 2

 

 

 

 

 

Gambar 3

Gbr 3

 

 

 

Gambar 4

Gbr 4

 

 

Hal ini bisa dilihat pada VW Touran. Kendaraan keluarga terbaru pabrikan asal Jerman ini memang enggak punya ban serep. Mirip dengan BMW, tidak ada tempat juga buat ban serep. Semua ruang di mobil dimaksimalkan sedemikian rupa buat fleksibilitas kabin.

 

Ketimbang bawa ban serep yang besar dan berat, mending bawa cairan penambal ban yang lebih kecil dan ringan bukan? Ada beberapa cairan penambal ban yang bisa Anda pilih di toko-toko onderdil atau gerai perkakas terdekat.

 

Kalau mau sedikit repot, namun irit biaya, bisa beli tambalan tubeless. Tambalan ini ada di supermarket. Tinggal dipadu dengan lem dan tusukkan. Hanya saja, perlu bawa alat pompa sendiri. Bisa pilih yang dipompa pakai kaki atau model elektrik yang dicolok ke lighter.

 

Ada juga cairan penambal yang lebih praktis. Istilahnya tyre leak stopper. Misalnya produk Gold Eagle seharga Rp 50 ribu. Kalau terjadi ban kempis, cari penyebabnya. Misalnya, buang paku atau sekrup yang menancap.

 

Lalu tinggal semprot cairan ke dalam ban lewat pentil. Ban bakal mengembang sendiri. Asal ingat, cairan ini bersifat sementara. Segera cari tempat tambal ban terdekat.

 

Trik ketiga bersifat preventif. Siapkan dulu ban supaya tidak bisa bocor. Caranya dengan mengaplikasi cairan antikempis. Misalnya Tire Guard.

"Lebih baik dipakai sebelum perjalanan jauh," ujar Abdul Haris dari Multi Niaga Solusindo, distributor Tire Guard. Rata-rata satu mobil butuh 8 botol. Sebotol Rp 40 ribu, jadi total Rp 240 ribu.

 

Sumber :Penulis/Foto: Manut / Reza - otomotifnet.com



Sponsored Links

Modification Guidance - Ganjal Per Daun, Usir Berisik
Leaf spring atau per daun atau per pikul sampai saat ini masih banyak yang memakainya. Jika dahulu d...

Suzuki Karimun Estilo - Setel kopling karimun estilo, sesuaikan gaya mengemudi anda!
Meski tergolong mobil anyar, Suzuki Karimun Estilo bisa saja belum sesuai selera sang pemilik alias ...

Honda Tiger - Si macan naik kompresi tanpa operasi..
Umumnya, menaikkan kompresi dilakukan dengan memapas sedikit kepala si­linder. Biasanya berkisar ant...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru