Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Cegah Mobil Bocor Kala Hujan


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis: Toncil

Bocor selalu memberi hasil yang tidak menyenangkan, bahkan di mobil sekalipun. Padahal salah satu keunggulan mobil, ketika hujan anggota badan tak perlu ikut-ikutan basah. Bocor bisa terjadi karena jalur air terhambat sehingga alirannya tak lancar.
   
Pada mobil paling tidak memiliki tiga daerah jalur air. Yakni di pintu, atap dan bagian bawah frame kaca depan. Ketiga tempat ini wajib hukumnya untuk dipelihara.
   
Seperti yang terletak di pintu (gbr1), jika saluran ini tersumbat, air hujan atau bekas cuci mobil akan menggenang di pintu bagian bawah. Hasilnya bisa membuat pintu keropos dan berpotensi membuat doortrim yang terbuat dari kayu lambat laun lapuk dan berbau. Satu pintu paling tidak ada 3 lubang di bagian bawah. "Awal keropos ditandai gembungan di pojok pintu. Kalau enggak cepat diperbaiki bisa menjalar," ungkap Soewarno dari bengkel cat Warna Indah di Tebet, Jaksel.

Cegah Mobil Bocor Kala Hujan


OTOMOTIFNET - Bocor selalu memberi hasil yang tidak menyenangkan, bahkan di mobil sekalipun. Padahal salah satu keunggulan mobil, ketika hujan anggota badan tak perlu ikut-ikutan basah. Bocor bisa terjadi karena jalur air terhambat sehingga alirannya tak lancar.
   
Pada mobil paling tidak memiliki tiga daerah jalur air. Yakni di pintu, atap dan bagian bawah frame kaca depan. Ketiga tempat ini wajib hukumnya untuk dipelihara.
   
Seperti yang terletak di pintu (gbr1), jika saluran ini tersumbat, air hujan atau bekas cuci mobil akan menggenang di pintu bagian bawah. Hasilnya bisa membuat pintu keropos dan berpotensi membuat doortrim yang terbuat dari kayu lambat laun lapuk dan berbau. Satu pintu paling tidak ada 3 lubang di bagian bawah. "Awal keropos ditandai gembungan di pojok pintu. Kalau enggak cepat diperbaiki bisa menjalar," ungkap Soewarno dari bengkel cat Warna Indah di Tebet, Jaksel.

Berikutnya pada jalur air yang ada dibagian atas. Ditandai dengan warna hitam yang terbuat dari karet terbentang dari depan-belakang (gbr2). Kebocoran biasanya terjadi di ujung-ujung karet tersebut. Jika bagian depan bocor, air akan menetes ke kabin melalui frame kaca bagian atas. Sedang kalau bagian belakang, tetesan air akan mengenai dek tempat speaker di sedan atau karet kaca bagian dalam. Kebocoran biasa ditandai dengan terangkatnya bagian ujung karet tersebut. Bisa karena perubahan cuaca atau kotoran yang menumpuk lantas membuat jamur.
   
Selain yang berbentuk karet, jalur air yang berbentuk 'got' (gbr.3) juga wajib dicek. Lekukan ini biasanya ada di mobil lawas dan tak banyak yang menyadari betapa pentingnya jalur air ini. Jangan sampai dihilangkan ketika mobil dicat ulang. Jika tidak, cucuran air langsung mengenai atas pintu dan air perlahan-lahan menelusup lewat karet yang ada.
   
Jalur air yang juga kadang tak diperhatikan yakni yang berada di bawah frame kaca depan dan wiper (gbr.4). Terdapat kisi-kisi untuk masuknya air yang akan diteruskan ke sepatbor lalu air terbuang keluar. Karena sedikit tertutup jadi kalau ada kotoran memang sedikit sulit dibersihkan. "Sebenarnya bisa saja dengan cara dibuka, tapi harus hati-hati supaya tak ada yang patah," ungkap pria asli Jombang, Jatim.
   
Menurutnya jika kotoran masih berupa daun kecil bisa langsung disiram dengan air berkuantitas banyak. Celakanya kalau daun yang masuk berdimensi besar. "Sebisa mungkin diangkat supaya tak menutup jalur air," sebutnya ramah.

Sumber : Penulis: Toncil  - otomotifnet.com



Sponsored Links

Toyota Soluna (3-Habis) - Kiat membikin nyaman intrerior Soluna plus facelift lampu?
Yang satu ini kiat buat bikin nyaman interior. Jok kulit bisa didapatkan model sarung mulai dari Rp ...

Sistem kelistrikan mesin
Sistem kelistrikan mesin terdiri atas bagian bagiannya, yaitu batere (aki) yang mensuplai listrik k...

Sistem Pendinginan Sepeda Motor
Mesin adalah suatu alat yang mengubah energi panas menjadi energi gerak , apabila mesin itu bekerja ...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru