Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Knowledge - Akibat jika bensin terlalu boros?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Ben / Reza

Sudah jadi pemahaman umum, kalau bensin dibikin lebih kaya akan meningkatkan performa.

 

Lihat saja, spuyer diperbesar, seiring knalpot yang sudah diganti free flow. Memang benar, tujuannya agar pembakaran makin baik, bukan?

 

Tetapi, kalau terlalu banyak bensin, bagaimana akibatnya? "Sekarang, kalau mencuci peranti mesin yang akan dihilangkan olinya pakai apa?" tanya Taqwa SS dari Garden Speed (GS). Modifikator motor dan mobil balap ini pun menjelaskan lebih lanjut.

 

BERSIH


Gambar 1

Gambar 1

 

 

 


Gambar 2

Gambar 2

 

 


Gambar 3

Gambar 3

 

 


Gambar 4

Gambar 4

 

 

 

Menurut Taqwa, bensin memang bisa dipakai untuk membersihkan oli. Nah, ketika kondisi mesin sudah terlalu kaya campuran bahan bakarnya, maka bensin akan terlalu banyak masuk ke dalam ruang bakar. Maksudnya?

 

Jadi, dalam pengoperasiannya, mesin pun membutuhkan pelumas, pada mesin terdapat ring piston yagn terdiri dari ring kompresi dan ring oli (gbr.1).

 

Nah ring oli ini berfungsi mengarahkan oli ke liner alias boring. Tujuannya, agar terjadi pelumasan dan gesekan pun berkurang, alhasil mesin lancar bekerja.

 

"Sekarang, kalau bensin terlalu kaya, tentu isi silinder seperti dicuci, bukan?" tutur Taqwa. Walaupun memang pada waktu terjadi pembakaran bensin akan terbakar dan sisa pembakarannya akan terbuang sebagai asap.

 

 

 


Gambar 5

Gambar 5

 

 

 

 

Tetapi apa yang terjadi pada dinding liner yang pelumasannya terganggu? Tentu akan berkurang efek pelumasannya, karena olinya sudah tercuci (gbr.2).

 

Namun yang lebih berefek jelek adalah saat bensin terlalu kaya tersebut merembes melalui dinding piston dan masuk ke dalam bak oli.

 

"Kualitas oli akan terganggu, bukan? Karena bensinnya akan mengontaminasi oli," ujar lelaki berambut ikal itu.

 

Makanya, ia menganjurkan agar rajin mengganti oli (gbr.3). "Enggak perlu oli mahal, yang penting jangka waktu penggantiannya dijaga," katanya.

 

Hal lain yang sering dilakukan adalah mengganti spuyer dengan ukuran lebih besar (gbr.4).

 

Memang campuran kaya ini memberikan efek pembakaran lebih sempurna, tentu setelah didukung dengan sistem pengapian serta peranti lain yang mendukung.

 

Jika masih dalam kondisi standar tentu akan terlalu banyak. Ada lagi kasus yang kerap terjadi, yaitu saat masih pagi, dengan settingan spuyer sudah diperbesar, choke (gbr.5) pun diaktifkan, "Wah jelas makin banjir, kan," katanya.

 

Akibatnya ya itu tadi, kualitas oli akan berkurang, karena sudah tercemar oleh bensin yang merembes. Efeknya malah bisa bikin berabe, karena pelumasan pun akan terganggu, sehingga komponen-komponen lain akan cepat rusak.

 

Sumber :Penulis/Foto: Ben / Reza - otomotifnet.com



Sponsored Links

Kawasaki KLX 150 - Pelek alternatif kawasaki KLX 150 ala supermoto built - up!
Memang lagi zamannya main modifikasi aliran supermoto. Tak ayal Kawasaki KLX150 yang memang sudah ad...

Tips Simpel Agar Mesin Injection 'Tokcer' Lagi
Performa mesin mobil pastinya sangat dipengaruhi kondisi sistem pembakaran bahan bakar. Jika kondisi...

Suzuki Thunder 125 cc - epul / akinya bermasalah?
Perasaan gondok alias jengkel bisa dialami siapa saja. Termasuk Adi Wibowo. Pemicunya, mesin Suzuki ...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru