Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Modifikasi Guidance - Mencangkok Karbu Pakai Adaptor


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Aries/Endro

Modifikasi Guidance - Mencangkok Karbu Pakai Adaptor

Slang penyambung, jika perlu diganjal agar diameter sama venturi

Mencangkok karburator besar udah jadi tren motor kencang. Namun, demi hasil terbaik, menurut Hariyadi, mencangkok karbu kudu teliti. "Kayak nyangkok pohon, sambungannya harus rapat. Nyangkok karbu besar harus rapat ke intake agar asupan bensin yang besar tidak sia-sia," bilang mekanik bengkel Haris Motor di Jl. H. Kafi, No. 38, Ciganjur, Depok.

Untuk mencangkok karbu gede ke underbone, udah ada adaptor karbu cangkokan. Ukurannya banyak, mulai diameter venturi 24 sampe 28 mm. Tapi, buat tipe sport, karena jarang dipakai balap, adaptor karbu sulit dicari. So, Hariyadi kreatif bikin intake manifold. "Bisa pakai intake adaptor buat bebek, sekaligus slang radiator mobil," jelas mekanik asal Belitung itu.

Hariyadi contohin masang mesin Honda Tiger di sasis custom. Karena ruang mesin di sasis terlalu sempit, karbu Tiger perlu dudukan agak keluar. "Pertama pake intake manifold bebek yang bisa diputar. Diameter lubang intake disesuaikan venturi karbu. Jadi direamer dulu," jelas pria akrab disapa Haris itu.

Usai cangkok adaptor, Haris bikin pengikat karbu dan intake. Doi manfaatin slang radiator mobil. Dipilih ukuran yang lubangnya bisa dijejali moncong karbu Tiger. "Kalau bisa, slang cuma sebagai penyambung. Jadi tak ada jarak antara moncong karbu dengan moncong intake manifold," wanti mekanik 43 tahun itu.

Tapi, jika terpaksa ada jarak, Haris saranin diameter lubang slang disamakan lubang venturi karbu. "Caranya, sumpal lubang slang dengan slang juga. Kalo bisa, cari penyumpal dari slang yang diameter lubangnya seukuran venturi karburator. Kalau gak dapat, slang kudu dibelah lalu disambungkan sehingga diameternya sesuai venturi," tutup pria berambut gondrong itu.

Maksud penyumpalan ini agar tekanan dari moncong venturi karbu hingga ke ujung intake manifold sama. Dengan begitu tidak terjadi turbulensi saat uap bensin mengalir.

Sumber : Penulis/Foto: Aries/Endro - otomotifnet.com



Sponsored Links

Suzuki Satria FU-150 - Bikin rem belakang agar makin pakem!
Hayo apa beda pengereman depan dengan belakang pada motor bebek. Yup di bagian haluan, semuanya suda...

Honda VFR1200F 2010: Motor Pertama di Dunia dengan Kopling Ganda
Honda Eropa merilis varian baru model VFR1200F yang telah dilengkapi teknologi transmisi kopling gan...

Oto Tips: Starter Elektrik Yamaha Scorpio - Starter Elektrik Yamaha Scorpio Ngadat? Bisa Jadi Karena Laher Starternya Rusak!
Bagi pemilik Yamaha Scorpio pasti pernah menemui masalah seputaran elektrik starternya. Mungkin kare...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru