Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Suzuki Satria FU150 - Aplikasi gas spontan aftermarket untuk FU150!


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto : Pidav

Gambar

 

 

 

 

Buat Anda penyuka ajang adu kebut, ada perangkat tambahan nih untuk motor kesayangan Sampeyan. Peranti yang akan kita bahas adalah gas spontan (GS) berlabel Bungbon dari Thailand.

 

Selain fungsi peranti ini untuk mengail rpm tinggi lebih cepat. Karena cukup pelintir grip gas sedikit, gak perlu lebar-lebar kayak grip gas biasa. GS Bungbon ini juga punya kelebihan lain, dengan harga Rp 225 ribu, sudah dilengkapi tombol elektrik starter dan tombol engine cut-off, lo (gbr.1).

 

 


Gambar 1

Gambar 1

 

 

 

 

 

 

 


gbr.2

Gambar 2

 

 

 

 


Gambar 3

Gambar 3

 

 

 

 

 

"Alat ini universal, bisa untuk motor apa saja," ucap Denny pemilik toko Dwayne Racing Sport (DRS) di Ciledug, Tangerang. Sebagai ilustrasi, kita praktikan cara pasangnya di motor Suzuki Satria FU, ya?

 

Pertama, pasang standar tengah motor Anda di tempat teduh. Kemudian, kendurkan dan lepas baut-baut bodi kiri dan kanan dengan obeng kembang. Lalu copot bodi dan taruh di tempat aman.

 

Sekarang lepas balancer setang, longgarkan dan lepas baut di ujung setang dengan alat yang sama. Kemudian, lepas baut-baut rumah elektrik starternya pakai obeng plus dan tarik keluar grip gasnya hingga copot.

 

Selanjutnya, pasang rumah GS Bungbon di posisinya dan kencangkan baut pengancing dengan obeng plus.

 

Jika sudah, buka baut tutup GS-nya pakai obeng (gbr.2) dan kaitkan kabel gas di dalam rumah GS, "Jangan lupa ukur panjang kabel gas menuju ke karbu, jangan terlalu ngepas, nanti susah nyeting gasnya," ucap Ihwan mekanik DRS.

 

Untuk jalur kabel elektrik starter, bisa kita gunakan jalur lama. Agar gampang masangnya, buka dulu batok lampu dengan obeng plus.

 

Lalu, potong jalur kabel starter bawaan motor yang ada soketnya dan sambungkan dengan kabel dari GS (gbr.3).

 

Terus, jalur kabel engine cut-offnya gimana? "Gampang, kabel merah dari GS, kita colok ke koil untuk memutuskan arus listrik," terang Solihin salah satu mekanik DRS juga. Untuk masanya, kabel yang berwarna hitam bisa disambung ke salah satu kabel warna hitam dan putih.

 

Selesai deh, terus kita bungkus semua sambungan kabel dengan isolasi dan cek ulang apakah semua tombol berfungsi dengan baik. Kalau sudah, pasang kembali dan kencangkan semua bodi dan bautnya, jangan ada yang kendur, ya.

 

Sumber :Penulis/Foto : Pidav - otomotifnet.com



Sponsored Links

Service Guidance - Inreyen Motor Oversize (2-Tak)
Inreyen pada motor 2-tak yang baru turun mesin juga perlu dilakukan. Seperti poles liner silinder se...

Kuras Oli Sok Motor, Ingat Historisnya!
Ganti oli sok atau peredam kejut (shock-absorber) motor enggak bisa dibilang gampang. Lepas sok atau...

Throuble Shooting - Deteksi pemicu agar setang kemudi jadi berat?
Suatu ketika, Nadiar Hakim pembesut Suzuki Thunder 125 keluaran 2006 mengeluhkan soal kondisi tungga...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru