Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Throuble Shooting - Mengapa bearing cam Mio berisik?


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Oct/Dede

Setelah pemakaian kurang lebih 2 tahun, Indra Yanto pemilik Yamaha Mio keluaran 2007 merasakan ada yang lain pada tunggangan sehari-harinya.

 

"Terdengar suara berisik di bagian mesin, terutama pada saat idle alias langsam. Ketika sudah dipakai jalan, suara rame itu hilang," kata pria yang tinggal di daerah Tanjung Duren, Jakbar.

 

 

Gambar 1

 

Gambar 1

 

 

 

 

 

Gambar 2

Gambar 2

 

 

 

 

 

 

Gambar 3

Gambar 3

 

 

 

 

Gambar 4

Gambar 4

 

 

 

 

Enggak mau berakibat fatal dan bisa menghambat aktivitasnya, maka Indra Yanto menggelandang besutannya ke bengkel langganan.

 

Dari keterangan yang diperoleh, Hasan Basri yang jadi mekanik bengkel San's Speed di Jl. Raya Kelapa Dua, Jakbar kasih kesimpulan.

 

"Kemungkinan terbesar bearing pada noken as sudah aus. Pasalnya suara berisik yang dihasilkan hanya saat mesin langsam. Dan saya sering menemukan di beberapa produk Yamaha, terutama begitu umur pakai 2 tahunan," ungkap pria bertubuh ceking ini (gbr.1).

 

Indikasinya, menurut Hasan, hal itu bisa terjadi pemicunya ada beberapa hal. Misal memang sudah termakan usia pakai, salah perawatan. Utamanya akibat oli yang sering telat diganti.

 

Sehingga pelumas tidak maksimal melapisi peranti ini. "Bahkan bisa juga ada masalah di segi material lahernya," telaah Hasan.

 

Selain suara berisik yang jadi pertanda, fungsi bearing yang gak lagi maksimal juga bisa ditilik dengan cara melepas peranti itu lalu mengguncang-guncangkannya (gbr.2). "Bila terasa ada yang oblak, maka part tersebut mesti diganti baru," lanjutnya.

 

Nah untuk masalah tersebut, langkah yang mesti dilakukan adalah mengganti laher baru. Untuk mengganti laher bagian dalam dengan ukuran yang lebih kecil, bisa menebus part orisinal Mio yang harganya Rp 20 ribu (gbr.3).

 

"Namun untuk ganti laher bagian luar orisinal yang ukurannya lebih besar, belinya mesti sekalian noken as. Tapi bukan berarti enggak ada yang jual lahernya saja," ungkap Felix, dari toko onderdil Cineng Motor di Jl. HOS. Cokroaminoto, Kreo, Ciledug, Tangerang

 

Dengan kode J-6904 pada bearing (gbr.4), ada tersedia barang aftermarketnya. Produk laher dengan merek NSK tersedia dalam ukuran tersebut. Soal harga, tinggal rogoh kocek Rp 35 ribu.

 

Sumber :Penulis/Foto: Oct/Dede - otomotifnet.com



Sponsored Links

Service Guidance - Ganti Sil Persneling Baru
Tak sedikit motormania yang cuek terhadap rembesan atau adanya kebocoran oli di besutannya. Padahal ...

Perawatan Spare Part - merawat filter bahan bakar?
Dalam jalur bahan bakar, jika salah satu komponen terhambat maka yang masuk ke mesin menjadi tak opt...

Atasi sensor spidometer Satria FU 150 ngadat?
Di tengah perjalanan, Antonius kaget sama indikator Suzuki Satria FU 150-nya. Apa yang ia lihat sung...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru