Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Yamaha Mio - Perawatan kickstarter Yamaha Mio, jangan pakai oli bro!


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis/Foto: Oct / Dede

Teknologi electric stater pada motor, membuat perangkat kickstater jadi jarang dipakai. Pada motor skutik seperti Yamaha Mio, meski jarang disemplak tetap saja kick starter butuh perawatan.

 

"Pasalnya bila tidak masuk dalam agenda perawatan, maka bagian tersebut akan timbul karat. Dipastikan bisa tak berguna saat dibutuhkan," ungkap Yayat Suryana, kelapa mekanik dealer Yamaha Amie Jaya di Depok.

 

Tak hanya karat yang akan mengganggu fungsi utama kick starter, kotoran dari ruang CVT juga bisa membuat kick starter ogah balik saat disela. Bila hal tersebut sudah terjadi, jangan dibiarkan saja lo. Secara berkala akan membuat gear pinion kick starter cepat aus.

 

Soalnya saat kick starter ogah balik, maka gear pinion kick starter tidak kembali pada posisi semula. Akibatnya, part tersebut akan bergesekan dengan kick starter one way clutch yang letaknya ada di pully depan.

 

 


Gambar 1

Gambar 1

 

 


Gambar 2

Gambar 2

 

 


Gambar 3

Gambar 3

 

 

 


Gambar 4

Gambar 4

 

 

Nah supaya kick starter tidak mogok kerja, mesti dilakukan perawatan secara teratur. "Bisa dilakukan bersamaan dengan saat pengecekan pada bagian cvt.

 

Perawatan itu sendiri sangat dianjurkan melakukannya tiap setiap 6 bulan sekali," anjur pria bertubuh langsing ini.

 

Mau tahu bagaimana cara perawatannya? Paling awal, setelah casing CVT dibuka bersihkan debu yang ada pada dinding perangkat tersebut. Paling efektif, cara membersihkannya dengan menyemprotkan udara dari kompresor.

 

"Tapi kalau tidak ada, bisa dibersihkan dengan kuas. Tidak usah pakai air atau minyak tanah,"tutur Yayat

 

Selanjutnya baru membersihkan karat pada as yang ada di kickstater shaft. Caranya buka dulu oil seal yang ada pada bagian tersebut (gbr.1). Kelar dari situ, baru deh semprotkan cairan penetran ke bagian tersebut sroottt... (gbr.2).

 

Langkah berikutnya memberikan grease secukupnya pada gigi yang adanya di kick starter shaft (gbr.3). "Jangan dikasih oli, tidak tahan lama sehingga pelumasannya kurang maksimal.

 

Selain itu bikin debu yang ada di dalam CVT menempel pada part tersebut. Akibatnya malah bikin cepat macet," kata Yayat.

 

Pemberian grease juga dilakukan pada as yang ada pada pinion gear (gbr.4).

 

Dibagian ini sering timbul karat, supaya geraknya tetap lancar saat dipakai maka dibutuhkan pelumas.

 

Sama dengan gigi yang ada pada kick starter shaft, pemakaian oli malah bikin kotor casing CVT.

 

Sumber :Penulis/Foto: Oct / Dede - otomotifnet.com



Sponsored Links

Ganti membran pair Satria FU agar tidak Dar-Der-dor!
Motormania lain pasti ogah mengalami hal seperti Viv Yanto, warga Tangerang, Banten. Bayangin aja, l...

Sistem kelistrikan mesin
Sistem kelistrikan mesin terdiri atas bagian bagiannya, yaitu batere (aki) yang mensuplai listrik k...

Mengusir Jamur di Lampu Depan Mobil
Sorotan lampu utama mobil kurang terang. Tentu hal itu sangat mengganggu di saat mengemudi. Akibatny...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru