Otomotif | Otomotif - Automotive | Mobil - Sepeda Motor

Titles Titles & descriptions

  

Kaki-kaki Mobil - Pasang Pillowball, bagus belum tentu bisa cocok!


Sponsored Links
 Print this page 

Author: Penulis : Toncil/Foto : F Yossie

Gambar

 

 

 

 

Menggunakan sistem pillowball pada kaki-kaki lebih bagus dibanding mengandalkan karet pada bushing-bushing yang ada. Lalu kenapa sistem ini justru tak dipakai pada mobil standar dan justru lebih banyak berada di mobil-mobil balap.

 

 

 

Gambar 1
Jika diaplikasi pada arm, bisa mengurangi gejala berubahnya caster

 

 

 

 

Gambar 2
Komponen karet sebagai bushing pada arm dan link stabilizer untuk faktor kenyamanan

 

 

 

 

Gambar 3
Pillowball pada link stabilizer embuat kerja stabilizer lebih optimal

 

 

 

 

Pillowball sendiri biasanya dipakai menggantikan beberapa komponen seperti bushing dan joint yang ada. Komponen kaki-kaki yang biasa diganti pakai pillowball yakni bushing arm, link stabilizer, tie rod dan ball joint.

Ada beberapa keuntungan jika bushing karet diganti pakai pillowball. Yakni, "Pergerakan mobil dan kinerja komponen yang berhubungan dengan pillowball tersebut lebih presisi dibanding pakai bushing karet," ungkap Taqwa SS dari bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel.

Lebih mudah mungkin dianalogikan menggunakan komponen yang ada. Ambil contoh pada link stabilizer. Link ini merupakan penghubung antara stabilizer yang melintang di mobil dengan arm yang ada di bawah.

Saat berjalan, arm sudah mulai bergerak dan stabilizer membuat mobil berjalan dengan stabil. Namun karena teredam oleh link stabilizer yang ujung-ujungnya terdapat karet, pergerakkan di arm jadi tak bisa terbaca oleh stabilizer.

 

 

"Stabilizer jadi bekerja tak optimum," ungkapnya. Akan semakin parah jika ternyata link stabilizer tersebut juga rusak.

 

Penempatan pillowball pada link stabilizer membuat setiap pergerakan yang terhubung menjadi lebih presisi. Saat mobil berjalan dan arm bekerja, setiap gerakannya akan langsung berhubungan dengan link stabilizer.

 

Komponen pillowball bagian bawah yang terhubung dengan arm akan meneruskan gerakan arm menuju pillowball link stabilizer bagian atas dan dari bagian ini akan diteruskan ke stabilizer.

 

Peredaman dalam pergerakan ini sangat sedikit karena bahan besi bertemu besi. Menurut ayah dari Hikari ini, kerja link stabilizer dan stabilizer itu sendiri menjadi lebih optimal.

 

Pada mobil off-road komponen pillowball ini sangat diperlukan. Mengingat kondisi trek dari tanah. "Sehingga pergerakan kaki-kaki bisa lebih maksimal dan mobil cenderung rigid," ungkap Muhammad Akil dari bengkel Volcano Motorsport di Jl Moh. Toha, Bandung, Jabar.

 

Contoh berikutnya, pada arm itu sendiri. Saat mobil berakselerasi, deselerasi, dan berbelok, caster dari mobil akan sedikit berubah. Saat dipakai harian, perubahan ini tak akan terlalu terasa.

 

Namun ketika mobil berlari kencang atau pada mobil balap, perubahan sudut caster ini bisa mendatangkan gejala under atau oversteer. Hal ini yang sangat dihindari oleh pembalap, karena ketika belok, mobil tak bisa dipacu kencang yang berarti kehilangan waktu.

 

Walau memiliki banyak keunggulan, namun komponen ini tak cocok diaplikasi pada mobil standar harian. Terlebih pada komponen link stabilizer. Karena mobil jadi sangat rigid dan saat menginjak batu kecil saja, goncangan bisa terasa di kabin. Selain itu, harganya juga kurang bersahabat di kantong.

 

Sumber :Penulis : Toncil/Foto : F Yossie - otomotifnet.com



Sponsored Links

Oto Tips - Pasang Fitur Side Stand Switch
Ide memodifikasi motor kesayangan, bisa muncul dari mana saja. Malah kadang, gagasan itu didapat dar...

Service Guidance - Amankan Klakson Avanza Dari Maling
Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Seorang rekan redaksi bercerita telah kehilangan k...

Utilitas - menambah kabel ground yuk!
Sudah biasa menambahkan berbagai macam aksesoris seperti lampu-lampu dan audio untuk mempercantik tu...


Copyright 2008-2015 Otomotif.web.id. All rights reserved. Privacy policy
Artikel dan komentar merupakan kontribusi tulisan dari sesama user, pergunakan dengan bijak
Klik tombol "Submit article" untuk memasukan artikel baru